Kamis, 31 Januari 2019

Tahun Baru Semangat Baru



Liburan panjang semester pertama tahun pelajaran 2018-2019 selama dua minggu telah berakhir, dan pada tanggal 2 Januari 2019 semua siswa harus mulai melakukan aktifitas belajar lagi di sekolah masing-masing. Momen kembali masuknya siswa ke sekolah pada semester dua pada tahun ajaran 2018-2019 ini bersamaan dengan tahun baru 2019. Diharapkan dengan dimulainya proses belajar-mengajar yang bersamaan juga dengan tahun baru, guru, siswa dan semua warga sekolah dimanapun berada dapat memiliki semangat baru.

Semangat baru yang penulis maksud adalah, semangat untuk memulai semester ini dengan lebih baik dibandingkan semester yang lalu. Jika pada semester yang lalu seorang guru kurang disiplin dalam mengajar, menggunakan metode yang monoton di dalam kelas, serta kurang kreatif dalam memberikan materi pelajaran. Maka pada semester kedua, guru harus lebih disiplin, menggunakan berbagai metode dan strategi dalam mengajar di kelas, serta harus lebih kreatif dalam menyampaikan materi pelajaran.
 
Staff Pendidik SLB Negeri Ungaran (dok. pribadi)
Sedangkan untuk siswa, semester dua harus dijadikan sebagai wahana untuk meningkatkan prestasi dibandingkan semester pertama. Jika sebelumnya siswa kurang giat dalam belajar, maka pada semester baru siswa harus lebih giat belajar, baik dengan membaca, diskusi, maupun dengan belajar kelompok. Semua itu dilakukan dengan tujuan agar pada semester kedua prestasi siswa dapat meningkat lebih baik.

Tahun baru 2019 juga harus dijadikan sebagai momen dan tonggak baru bagi segenap stakeholder sekolah untuk berubah dan berusaha menjadi lebih baik, lebih maju dan lebih berkualitas. Harapannya agar proses belajar mengajar yang dilaksanakan di sekolah akan menghasilkan output (lulusan) yang bermutu. Semua itu akan dapat dicapai manakala semua warga sekolah baik kepala sekolah, pendidik (guru), peserta didik dan tenaga kependidikan lainnya memiliki semangat untuk bekerja sama serta menjalankan tugasnya masing-masing dengan penuh tanggungjawab.
 
Sedang mendampingi anak tunagrahita belajar membaca (dok. pribadi)
Proses belajar mengajar pada semester yang baru juga harus dibarengi dengan sesuatu yang baru. Jika sebelumnya guru lebih banyak menggunakan model dan metode pembelajaran yang biasa, maka di tahun baru ini semua guru hendaknya menggunakan model dan metode pembelajaran yang lebih modern sesuai dengan perkembangan zaman. Harus diakui jika selama ini ada yang luput dari perhatian guru dalam melakukan proses belajar-mengajar, yaitu model pembelajaran yang diterapkan, apakah disukai siswa dan dapat memberikan hasil maksimal atau sebaliknya? Jika jawabnya tidak, maka seorang guru harus menerapkan model pembelajaran yang bisa membuat siswa menjadi lebih bersemangat dalam belajar.  Dan itu semua bisa diwujudkan manakala guru mampu menerapkan model pembelajaran PAIKEM.

PAIKEM adalah Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Pembelajaran aktif adalah proses pembelajaran dimana seorang guru harus dapat menciptakan suasana yang sedemikian rupa sehingga siswa dapat aktif bertanya, mempertanyakan dan juga mengemukakan gagasannya. Sedangkan inovatif dan kreatif merupakan usaha guru dalam menciptakan dan menggunakan berbagai metode pengajaran. Dengan inovasi dan kretifitas guru dalam mengajar itulah diharapkan akan menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Sehingga dari situlah siswa dapat memusatkan perhatianya secara penuh pada belajarnya.
 
bersama guru lain mendampingi siswa belajar membaca (dok. pribadi)
Model pembelajaran ini sesungguhnya lebih menekankan peran aktif siswa dalam proses pembelajaran, sedangkan guru hanya berperan sebagai motivator dalam memberikan dorongan semangat kepada peserta didik. Guru juga bertugas memberikan pengarahan dan tuntunan, selebihnya murid lebih banyak aktif bekerja dalam menyelesaikan berbagai tugas. Kelebihan Model PAIKEM adalah memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat mengeluarkan seluruh potensi yang dimilikinya tanpa adanya rasa takut. Oleh sebab itulah di tahun baru ini diharapkan bukan hanya semangat baru yang harus dimiliki oleh guru dan siswa, melainkan juga penerapan model pembelajaran baru.

Model pembelajaran PAIKEM tentunya bukan satu-satunya model pembelajaran yang sempurna, akan tetapi paling tidak dengan model tersebut proses pembelajaran akan lebih baik. Tahun baru harus dijadikan sebagai momentum perubahan dalam dunia pendidikan, utamanya sekolah untuk menjadi lebih baik dan lebih maju lagi. Semoga pendidikan Indonesia semakin maju dan lebih berkualitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar