Kamis, 02 April 2020

Perjuangan Menuju Pendidikan Profesi Guru


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahiim
Alhamdulilahi Rabbil Alamiin, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan Rahmat, Hidayah dan Nikmat bagiku dan keluarga, amiin. Setelah hampir setahun lebih blog kangmasguru.com ini kosong mlompong tanpa isi, maka melalui tulisan ini aku mencoba untuk merangkai kata demi kata, kalimat demi kalimat  di dalam blog ini. Tulisan ini mungkin merupakan kilas balik perjalanan yang telah aku lalui selama kurang lebih satu setengah tahun ke belakang yang lalu. Tepatnya yaitu perjalanan untuk bisa mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan.

Dimulai pada akhir bulan Nopember 2018 yang lalu, kebetulan aku dan seorang teman satu sekolahan dapat undangan untuk mengikuti kegiatan Pemetaan Kompetensi (PK) guru PAI secara online di SMA 2 Ungaran. Saat itu, meskipun secara jujur kami berdua merupakan guru PAI yang sama sekali kurang gaul, karena memang latarbelakang kami mengajar bukanlah di sekolah reguler pada umumnya, melainkan kami berdua adalah guru PAI SLB Negeri Ungaran.
 
PK Online 2018
Oleh sebab itulah aku dan temenku jarang sekali berkumpul dengan guru PAI sekolah reguler lainnya, disebabkan memang karena perbedaan kurikulum yang kami tangani sehingga kami hanya bisa berkumpul sesama guru PAI SLB, itupun paling setahun sekali saat ada kegiatan pelatihan dari Kanwil Kemenag Jateng bagi kami guru PAI SLB.

Namun, karena kami dapat undangan mengikuti PKG langsung dari pengawas PAI Kabupaten Semarang dan kami juga langsung didatangi pengawas PAI bapak Mukhlas, bahkan beliau juga mendaftarkan kami untuk bisa mengikuti pretes agar kami bisa ikut PPG, maka mau tidak mau kami pun sepakat untuk berangkat mengikuti PKG pada tanggal yang ditentukan.
 
Setelah kegiatan PK Online Guru PAI Kab. Semarang
Saat mengikuti PKG itulah aku merasa beruntung sekali bertemu guru PAI sekabupaten Semarang dan sharing berbagi macam pengetahuan dari mereka. Bahkan setelah ikut PKG saya dan temen saya juga mendapatkan nomor tes dari Kemenag melalui ketua KKG PAI SMP Sub Rayon 1 Ungaran untuk mengikuti kegiatan pretes PPG PAI tingkat Kabupaten Semarang pada 19 Desember tahun 2018 yang lalu.
 
Nomor Ujian Pretes
Pada hari H, saya mengikuti pretes di Laboartorium Komputer SMP 1 Ungaran bersamaan dengan hujan yang deras sekali. Ada dua gelombang ujian pagi dan siang, aku masuk yang siang hari sampai sore, dan alhamdulilah ujian kulalui dengan penuh semangat dan penuh optimistis akan lulus agar bisa mengikuti PPG tahun 2019.
 
Sebelum ujian Pretes SMPN 1 Ungaran
Harus kuakui bahwa mengikuti pretes akhir tahun 2018 lalu merupakan sebuah kehormatan, karena sejujurnya tahun 2017 aku sudah mencoba ikut tahapan PPG namun terganjal aturan bahwa guru PAI SLB tidak bisa ikut proses, itu sih yang dikatakan salah satu oknum Kemenag Kabupaten saat itu. Maka tahun 2017 kesempatan mengikuti PPG pupus sebelum berperang.

Kuliah Daring

Setelah menunggu sekitar 4 bulan lamanya, tepatnya pada bulan Maret 2019 akhirnya pengumuman kelulusan pretes guru PAI se Indonesia diumumkan, dan alhamdulilah aku dan temenku lulus meski dnegan nilai yang mendekati batas minimal passing grade. Dari kurang lebih 40 orang guru PAI yang mengikuti pretes se Kabupaten Semarang tahun 2018 hanya 14 orang yang lulus dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya yaitu mengikuti rangkaian Pendidikan Profesi Guru PAI Dalam Jabatan (PPG PAI DALJAB).
 
Ruang ujian Pretes
Setelah ke 14 orang yang lulus pretes dari Kabupaten Semarang maka oleh Kemenag Kab melalui operator PAIS kami dibuatkan group WA untuk koordinasi terkait berkas-berkas yang harus disiapkan untuk mengikuti PPG PAI yang akan dimulai setelah hari raya Idul Fitri, tepatnya pada pertengahan bulan Juni 2019.

Setelah menyelesaikan administrasi untuk mengikuti PPG PAI baik secara manual maupun online, maka akhirnya ke 14 orang guru PAI dari Kabupaten Semarang mendapatkan LPTK Penyelenggara PPG PAI yang tidak jauh yaitu di IAIN Salatiga. Akupun gembira karena tempatnya gak jauh dari tempat kerja, sehingga aku pada saatnya kuliah luring tidak usah ngekos seperti teman-teman lain dari kabupaten lainnya dari Jawa Tengah.

Setelah bulan Juni tiba dan libur Idul Fitri berakhir, maka sesuai dengan jadwal yang telah dibuat oleh LPTK IAIN Salatiga, maka kami mahasiswa PPG dibagi kedalam kelas-kelas kecil atau kelompok belajar secara online, atau kuliah secara daring. Kebetulan kelompok aku terdiri dari guru PAI yang berasal dari Salatiga, Temanggung, Sragen, Purbalingga dan aku dari Kabupaten Semarang.


Melalui kuliah daring itulah kelompokku masuk kelas F, disanalah aku dan teman-teman menjalani pembelajaran online, menggarap berbagai macam tugas, berdiskusi dan menjalankan berbagai tugas perkuliahan yang telah ditentukan oleh LPTK IAIN Salatiga. Kekeluargaan kami bangun sedemikian rupa agar kelompok kamii mendapatkan hasil yang terbaik, dan alhamdulilah kuliah secara daring berjalan lancar selama kurang lebih 3 bulan.
Berbagai macam pengalaman aku dapatkan selama mengikuti kuliah daring, utamanya bertambahnya pengetahuan dan pengalamab baru dalam dunia keguruan.
 
Kuliah Online (Daring)
Selanjutnya setelah kuliah online selesai, maka tahapan selanjutnya adalah kuliah ofline atau kuliah tatap muka yang langsung dilaksanakan di LPTK IAIN Salatiga yang dimulai dari pertengahan September sampai akhir Nopember 2019. Dan diakhir dengan ujian pada bulan Desember 2019.

Untuk  tulisan tentang kegiatan kuliah luring (tatap muka) PPG PAI DALJAB Tahun 2019 akan aku tuliskan kemudian hari...(bersambung),

1 komentar: